Hindari Penyekatan, Warga Dari Jakarta Rombongan Mudik Gunakan Perahu

ARASYNEWS.COM, CIREBON – Pemerintah telah berlakukan larangan mudik lebaran tahun ini, dan telah mulai mengaktifkan posko perbatasan yang berfungsi menyekat masyarakat yang melintas. Tapi, meskipun dilarang, masyarakat tetap akan laksanakan mudik, salah satunya dilakukan masyarakat dari Jakarta.

Sejumlah orang yang diketahui ini merupakan warga kecamatan Mundu kabupaten Cirebon, terpaksa lakukan mudik melalui jalur laut dari Jakarta menuju Cirebon.

Mereka khawatir dengan adanya penyekatan dan diputar balik atas aturan larangan dari pemerintah. Warga yang merupakan nelayan rajungan ini menempuh perjalanan dua hari dua mengarungi lautan untuk tiba di wilayah Cirebon.

Salah satu nelayan Mundu, Hasan Basri mengatakan, dirinya bersama dengan nelayan Mundu lainnya menempuh perjalanan melintasi lautan dari Jakarta ke Cirebon.

“Sabtu malam kemarin dari Jakarta. Dan ini baru pada sampai ke Mundu. Semua dari Jakarta naik perahu,” ujar Hasan pada Rabu siang, dilansir dari radarcirebon, Rabu (28/4/2021)

Hasan mengatakan dirinya dan nelayan lainnya sebelumnya mencari rajungan di perairan Jakarta. Sebab, tangkapan ini tidak ada di wilayah Cirebon.

Biasanya, diakuinya, setiap tahun para nelayan menggunakan bus untuk bolak-balik mudik Cirebon-Jakarta. Namun karena ada pengetatan dan larangan mudik, akhirnya mereka menggunakan perahu.

“Mau pulang pakai bus ke Cirebon, tetapi takutnya diperiksa dan disuruh balik lagi. Katanya pemerintah melarang mudik, jadi kita pulang ke Cirebon bawa balik lagi perahu kita ke Cirebon,” sebut dia.

Hasan mengatakan dirinya mudik gunakan perahu tidak sendirian. Ada 20 perahu yang berangkat dari Jakarta ke Cirebon. Dan mereka rombongan dalam perjalanan.

“Kalau perahu jarak jauh harus barengan, kita khawatir ada sesuatu kalau sendirian, di laut kan cuacanya tidak menentu,” sebut dia.

Ia menyebutkan, perjalanan yang mereka tempuh dari Jakarta menuju Cirebon menggunakan perahu memakan waktu yang cukup lama.

“Cukup lama juga, bisa menghabiskan waktu dua hari dua malam. Itu pun tidak berenti. Begitupun biaya solar cukup besar untuk menggunakan perahu mudik ke Cirebon. Solarnya antara Rp 800 ribu sampai satu juta rupiah. Belum untuk makan minum selama di perahu,” tukasnya.

Terkait, kapan waktu akan kembali ke Jakarta, diakuinya akan direncanakan bersama rombongan lainnya. []

You May Also Like