Guru Negeri dan Swasta Harus Terima Vaksin Jika Tidak Ingin Disanksi

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas menyebutkan sesuai imbauan dan aturan yang diberlakukan, setiap guru dan pegawai di lingkungan sekolah wajib menerima vaksin dalam program yang diberikan. Dan akan dikenakan sanksi bagi yang menolak.

“Harus divaksin, jika enggan melakukan vaksinasi, maka bakal ada sanksi yang diberikan,” ujar Ismardi Ilyas, dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).

Dalam data Disdik Kota Pekanbaru, hingga saat ini belum seluruhnya guru yang melakukan vaksinasi. Mereka terdiri dari guru negeri dan swasta. Untuk jumlahnya lebih dari seribu guru di kota Pekanbaru.

Adapun untuk sanksi yang diberikan, pihaknya masih menunggu informasi dari pusat.

“Kita minta persetujuan dari pemerintah pusat terlebih dahulu. Seperti apa sanksinya belum tau,” ungkapnya.

“Tapi, semua guru harus vaksin. Kecuali ada yang tidak divaksin karena penyakit bawaan,” sambungnya.

Menurutnya, lebih seribu guru yang belum divaksin ini sebagian besar dari sekolah swasta. Sementara untuk guru negeri rata-rata sudah menjalani vaksin, kecuali yang memiliki penyakit penyerta. Total ada 11.000 guru yang diajukan sebagai penerima vaksin di kota Pekanbaru.

Ismardi mengaku, pihaknya juga telah menyurati sejumlah sekolah negeri dan swasta untuk percepatan vaksinasi guru. Pihak sekolah diminta mengirimkan data guru yang telah dan belum menjalani vaksinasi Covid-19. []

You May Also Like