Ardi, Pelaku Bejat yang Coba Perkosa Pengantin Baru di Depan Suaminya Dihukum 9 Tahun Penjara

ARASYNEWS.COM, BANYUASIN – Ardi (41), pria asal Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, nekat memperkosa istri tetangganya sendiri yang baru menikah tiga bulan di depan suami korban, AS (18). Sebelum melakukan aksi bejatnya, pelaku sempat mengancam suami korban berinisial G, dengan pisau dan mengikat suami korban, lalu memperkosa korban.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 11 Mei 2021 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di rumah korban di kebun karet Dusun 1 Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba.

Tersangka secara sengaja mendatangi rumah korban lewat tengah malam. Tersangka masuk ke rumah korban menggunakan tangga, lalu membuka jendela dari sela-sela dinding papan lalu masuk ke dalam rumah dan mematikan lampu.

Rumah korban ini berada di tengah perkebunan karet di kawasan Babat Ramba, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Lalu tersangka membangunkan kedua korban pasutri tersebut dengan ucapan ‘Hei Bangun’, lalu mengancam menggunakan sebilah pisau sambil berkata ‘Diam’,” diterangkan Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya melalu Kasat Reskim AKP Ali Rojikin, dikutip dari inewssumsel, Selasa (18/5/2021)

Kemudian tersangka mengikat kedua tangan dan kaki G dengan tali dan menutup mata dengan kain handuk. Tak hanya itu, tersangka juga mengikat tangan AS dengan tali ke depan, menutup mata dan mulut dengan kain.

“Pelaku yang membawa senjata pisau langsung mengancam korban dan mengikat suaminya dengan tali,” kata AKBP Erlin Tangjaya.

Pelaku Ardi tidak hanya mencuri mencuri barang berharga pasutri ini, yakni handphone, namun juga mencoba memperkosa istri korban. Pelaku sudah mengikat dan membuka pakaian korban, namun karena lemah syahwat, pelaku hanya menempel kemaluannya ke korban di depan suaminya yang terikat.

Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Babat Supat. Dan Satuan Unit Reskrim Polres Muba bersama Polsek Babat Supat akhirnya berhasil menangkap pelaku di persembunyiannya yang berjarak 2 kilometer dari lokasi kejadian.

“Jadi setelah beberapa hari kejadian ini bisa langsung kita tangkap. Kejadian tersebut hanya sekali terjadi dilakukan oleh saudara Ardi, yang tak lain adalah tetangga korban,” sebutnya.

Bersama tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban, handphone korban, serta pakaian pelaku yang digunakan saat melakukan tindak perkosaan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 269 KUHP Tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. []

Sumber. inewssumsel

You May Also Like